Advertise

Sign up for PayPal and start accepting credit card payments instantly.

Rabu, 02 Juni 2010

Piala Dunia 1962, Chili

Piala Dunia 1962 adalah piala dunia yang ke tujuh yang di selenggrakan di Chili pada 03 mei 1962 - 17 Juni 1962. Chili sukses menyelenggarakan PD 1962, meskipun sempat diragukan. Dua tahun sebelum penyelenggaraannya (1960), Chili tertimpa musibah gempa bumi dasyat berkekuatan 9,5 SR yang mengakibatka rusaknya sejumblah infrastruktur yang akan dipakai pada PD 1962. Namun, Chili tidak menyerah dan mereka tetap menyelenggarakan PD. Carlos Dittborn, presiden Komite Organisasi Piala Dunia 1962 membuat pernyataan yang kemudian menjadi slogan tidak resmi di turnamen ini, yaitu "Karena kami tak punya apa-apa lagi, kami akan melakukan segalanya dengan kekuatan yang kami miliki untuk membangun kembali". Namun sayang Dittborn tidak dapat melihat hasil kerja kerasnya, karna sebelum ajang ini terselenggara beliau lebih dahulu menghadapi ajalnya. 
Di PD tahun ini Brasil dapat mempertahankan gelar juaranya, bersama 9 mantan pemain yang juga ikut membawa Brasil menjafi juara. Hasil tersebut mensejajarkan Brasil dengan prestasi yang pernah dibuat Italia yang mempu mempertahankan gelar juara. Pele yang menjadi bintang Brasil diikut sertakan dalam tim, meski Ia sempat cidera dan tidak dapat tampil pada pertandingan ke-2 babak penyisihan tidak menjadi halangan berarti apa-apa bagi Brasil.
Perhelatan PD kali ini tercatat penurunan jumblah rata-rata gol dalam sebuah pertandingan. Banyak yang menilai hal tersebut disebabkan banyak tim yang menampilkan taktik bertahan. Taktik bertahan yang di pakai sejumblah tim mengakibatkan banyak pertandingan menjurus kasar. Hal tersebut dapat dilihat ketika di babak penyisihan antara tuan rumah Chili menghadapi Italia, pertandingan tersebut disebut Battle of Santiago, yang menyebabkan 2 pemain Italia dikeluarkan dan polisi harus keluar masuk sebanyak tiga kali untuk melerai keributan antar pemain.

Berikut Ringkasan Turnamen :
  • Tuan Rumah : Chili
  • Periode penyelenggaraan : 3 Mei 1962 - 17 Juni 1962
  • Jumblah Pertandingan : 32
  • Total Gol : 89 (2,78 / pertandingan)
  • Jumblah penonton : 899.074 (28.096 / pertandingan)
  • Venue pertandingan :

     Kota  Stadion
     Arica  Estadio Carlos Dittborn
     Rancagua  Estadio Teniente
     Santiago   Estadio Nacional de Chile
     Vina Del Mar  Estadio Sausalito

  • Peserta :
     Uni Soviet  Brasil
     Yugoslavia  Cekoslovakia
     Uruguay  Meksiko 
     Kolombia  Spanyol
     Jerman Barat   Hongaria
     Chili  Inggris
     Italia  Argentina
     Swiss  Bulgaria
  • Juara : Brasil 
  • Runner-Up : Cekoslovakia
  • Posisi ke-3 : Chili
  • Posisi ke-4 : Yugoslavia
  • Top skor  (4 gol) : Garincha, Vava (Brasil), Leonel Sanchez (Chili), Drazan Jerkovic (Yugoslavia), Florian Albert (Hongaria), Valentine Ivanov (Uni Soviet)


Piala Dunia 1958, Swedia

Piala Dunia 1958 diadakan di Swedia pada periode 8 Juni 1954 - 29 Juni1954. Swedia dipilih FIFA menjadi tuan rumah Piala Dunia dari hasil kongres FIFA bulan Juni 1950 di Brasil.
Peserta PD 1954 diikutai 16 negar yang dibagi menjadi 4 grup. Di babak penyisihan grup tidak ada pertambahan waktu, meskipu hasill 2X45 sebuah pertandingan berakhir seri. Juara  dan Runner-Up grup akan lolos ke babak berikutnya, bila peringkat 2 dan 3 memiliki nilai yang sama, maka akan diadakan pertandingan ulang. Dan bila hasil pertandigan tersebut masih sama kuat maka akan di lihat dari selisih gol dan jumblah gol yang di cetak.  
Pada PD tahun ini untuk pertama kali nya Italia gagal lolos setelah pada babak kualifikasi disingkirkan Irlandia Utara.
Wales lolos ke PD 1954 setelah pada babak play-off mengalahkan Israel, yang menjadi juara grup setelah 3 negara lainnya yang satu grup dengan Israel mengundurkan diri (Indonesia, Turki, dan Sudan).
PD tahun ini juga tercatat sebagai PD pertama yang diikuti legenda sepakbola Pele, yang pada saat itu berusia 17 tahun. Pele menghantarkan Brasil menjadi Juara, dengan mengkoleksi 6 gol sepanjang turnamen, 3 diantara nya Ia cetak ketika mencetak hatrrick ke gawang Prancis pada babak semifinal.
Di PD tahun ini tim Inggris dan Hongaria tampil tidak dengan kekuatan penuh. Tim Inggris terkena musibah pada para pemainnya yang membela klub Manchester United, setelah terkena kecelakaan pesawat yang dikenal dengan 'Tragedi Munchen'. Sedangkan Hongaria kehilangan para pemainnya setelah dua tahun sebelumnya melarikan diri saat perlawanan terhadap rezim Komunis mengalami kegagalan.

Berikut Ringkasan Turnamen :
  • Tuan Rumah : Swedia
  • Periode Penyelenggaraan : 9 Juni 1954 - 29 Juni 1954
  • Jumblah Pertandingan : 35
  • Total Gol : 126 gol (3,6 / pertandingan)
  • Jumblah Penonton : 919.580 (26.274 / pertandingan)
  • Venue Pertandingan :


    Kota Stadion Kapasitas
     Boras Ryavallen 15.000
     Eskilstuna Tunavallen 8.000
     Gothenburg Nya Ullevi 43.200
     Halmstad Orjans Vall 15.000
     Helsingborg Stadion Olimpiade 16.000
     Malmo Malmoe FF 26.500
     Norrkoping Idrottsparken 20.000
     Orebro yravallen 13.000
     Sandviken Jarnvallen 20.000
     Solna Rasunda 50.000
     devalla Rimnersvallen 12.000
     Vasteras Arosvallen 10.000
  •   Team Peserta :
      Jerman Barat   Swedia
      Irlandia Utara   Wales
      Cekoslovakia   Hongaria
      Argentina   Meksiko
      Prancis   Brasil 
      Yugoslavia   Uni Soviet
      Paraguay   Inggris
      Skotlandia   Austria
  •  Juara : Brasil
  •  Runner-Up : Swedia
  •  Posisi ke-3 : Prancis
  •  Posisi ke-4 : Jerman Barat 
  •  Top Skor : Just Fontaine, Prancis (13 gol)

Senin, 31 Mei 2010

Piala Dunia 1954, Swiss

Piala Dunia 1954 dilaksanakan di Swiss pada 16 Juni 1954 hingga 4 Juli 1954. Keputusan Swiss dipilih menjadi tuan rumah PD 1954, didapat dari hasil kongres FIFA di Rio De Janeiro pada 22 Juli 1950. Salah satu alasan terpilihnya Swiss sekaligus untuk meranyakan hari jadinya FIFA  yang ke 50.
Seperti Piala Dunia sebelumnya peserta Piala Dunia kali ini harus melewati babak kualifikasi terlebih dahulu kecuali tuan rumah Swiss dan juara bertahan Uruguay. Total 37 tim yang direncanakan mengikuti babak kualifikasi, tiga diantaranya mengundirkan diri yaitu : Peru, Cina, dan Polandia. 14 tim yang lolos dari babak kualfikasi akan bergabung dengan tim tuan rumah dan tim juara bertahan ke babak final.
Enam belas peserta PD 1954 dibagi menjadi 4 grup(A-D), masing-masing 4 tim, tapi di PD kali in setiap tim hanya bertanding sebanyak 2 pertandingan pada babak penyisihan. Posisi 1 dan 2 akan lolos ke babak berikutnya. Bila posisi 2 dan 3 memiliki point yang sama, maka kedua tim akan di pertemukan, walau mereka sudah bertemu sebelumnya.   
Pada babak berikutnya, babak delapan besar hingga final, pertandingan menggunakan format sistem gugur.
Piala Dunia kali ini memiliki banyak Rekor dan catatan unik, yaitu :
  • Piala Dunia tersubur, total dari 26 pertandingan mengahasilkan 140 gol, dengan rata-rata 5,38 gol / pertandingan.
  • 12 Gol dalam satu pertandingan di Piala Dunia, ketika tuan rumah Swiss yang mampu unggul 3-0 lebih dahulu di babak pertama, akhirnya dikalhkan oleh Austria 7-5.
  • Hongaria mencetak 25 gol dalam 4 pertandingan sebelum mencapai final
  • Satu Grup terdapat 4 negara dari benua yang sama, Grup 4 : Swiss, Italia, Inggris, dan Belgia
  • Debutan yang langsung menjadi Juara Dunia, Jerman Barat

Berikut Ringkasan Turnamen :
  • Tuan Rumah : Swiss
  • Periode Penyelenggaraan : 16 Juni 1954 - 4 Juli 1954
  • Venue Pertandingan (Stadion) :
    KOTA STADION KAPASITAS
    Basel Stadion St Yakob 36.800
    Bern Stadion Wankdorf 64.000
    Jenewa Stadioan La Pontaise 36.400
    Lugano Stadion Comunale di Cornaredo 26.000
    Zurich Stadion Hardturm 27.500
  • Juara : Jerman Barat
  • Runner-Up : Hongaria
  • Tempat ke- 3 : Austria
  • Tempat ke -4 : Uruguay
  • Top Skor : Sandor Kocsis, Hongaria (11 gol)
  • Jumblah Pertandingan : 26
  • Total Gol : 140 (5.38 gol)
  • Total Penonton : 889.500 (34.212 / pertandingan)
  • Penampilan Perdana : Jerman Barat, Korea Selatan, Skotladia, Turki

Piala Dunia 1950, Brasil

Piala Dunia 1954, Brasil di gelar 24 Juni 1954 hingga 29 Juli 1954, merupakan putaran Piala Dunia yang pertama kali diselenggarakan setelah 12 tahun absen usai Perang Dunia ke II. 
Brasil terpilih menjadi tuan rumah dari hasil kongres FIFA di Luksemburg, Salah satu alasan terpilihnya Brasil menjadi tuan rumah karena kondisi Eropa yang masih dalam masa pemulihan pasca perang. Hal tersebut pula yang menyebabkan beberapa negara dari Eropa tidak mengikut sertakan tim nya (Prancis, Cekoslovakia, Uni Soviet, Polandia, Hongaria) meskipun pada saat itu sebenarnya mereka adalah negara-negara utama di kancah sepakbola internasional. Begitu juga dengan Portugal dan Irlandia yang menolak ikut ke Brasil. Sedangkan Argentina menolak ke Brasil karna mereka menginginkan Piala Dunia di gelar di negara nya.
Total 13 tim (di luar 3 tim yang mengundurka diri : Skotlandia, Turki, dan India yang larang ikut karna tidak mau memakai sepatu saat pertandingan) ikut pada kejuaraan tahun itu dengan format yang berbeda dengan PD sebelumnya, dengan membagi menjadi 4 grup. Hal tersebut dilakukan untk menghindari kepulangan sebuah tim yang terlalu cepat. Sati tim dari masing-masing grup yang mengumpilkan point terbanyak maju ke babak berikutnya, kemudian di satukan ke dalam satu grup kembali. Dan sang Juara Dunia ditentukan bagi tim yang mampu mengumpilkan pioint terbanyak. Adalah Uruguay yang akhirnya keluar sebagai juara setelah menahan seri Spanyol, serta mengalah Swedia dan tuan rumah Brasil.
Pada Piala Dunia tahun ini, untuk pertama kalinya Piala Dunia diberi nama Jules Rimet, sebagai  bentuk penghargaan kepada nya yang telah memimpin FIFA selama 25 tahun.

Berikut ringkasan Turnamen 
  • Tuan Rumah : Brasil
  • Periode penyelenggaraan : 24 Juni 1954 - 19 Juli 1954
  • Venue Pertandingan (Stadion) :

    KOTA STADION KAPASITAS
    Belo Horizonte Stadion Kemerdekaan 18.000
    Curitiba Stadion Durival de Brito 15.000
    Porto Alegre Stadioan Eucaliptos 20.000
    Recife Stadion Ilha Do Retiro 35.000
    Rio De Janeiro Stadion Maracana 200.000
    Sao Paulo Stadion Pacaembu 60.000
  • Tim Peserta :


    )) Amerika Serikat )) Paraguay
    )) Bolivia )) Spanyol
    )) Brasil )) Swedia
    )) Chili )) Swiss
    )) Inggris  )) Uruguay
    )) Italia )) Yugoslavia
    )) Meksiko

  • Juara : Uruguay
  • Runner - Up : Brasil
  • Peringkat -3 : Swedia
  • Peringkat -4: Spanyol
  • Jumblah Pertandingan : 22
  • Jumblah Gol : 88 ( 4 / pertandingan)
  • Jumblah Penonton : 1.043.500 (47.432 / pertandingan)
  • Top Skor : Ademir, Brasil (8 gol)

**sumber : wikipedia

Minggu, 30 Mei 2010

Piala Dunia 1938, Prancis

Piala Dunia FIFA 1938, adalah Piala Dunia ketiga yang diselenggarakan pada 4 Juni hingga 19 Juni setelah FIFA memutuskan Prancis menjadi tuan rumah pada kongres FIFA, agustus 1936.
Pada Piala Dunia ini, pertama kalinya sang juara bertahan (waktu itu Italia) langsung lolos ke putaran final selain tuan rumah. Peraturan tersebut bertahan hingga putaran final Piala Dunia 2006. Total 37 negara merebutkan 14 sisa tempat sebagai peserta Piala Dunia 1938. Pada tahun ini, timnas Indonesia yang pada saat itu masih dibawah penjajahan Belanda menjadi tim asia yang pertama mengikuti ajang Piala Dunia. Timnas Hindia-Belanda (Indonesia) langsung takluk dari Hongaria, yang kemudian menjadi Runner-Up. dengan skor 6-0.
Sistem kompetisi masih memakai sistem gugur, pertandingan akan di ulang bila kedua tim masih sama kuat hingga 2x45 menit dan 2x15 menit.
Austria yang merupakan tim peserta yang lolos lewat babak kualifikasi, terpaksa harus mundur dari kompetisi tersebut, dikarnakan kondisi politik dalam negrinya sedang bermasalah pada maret 1938, peristiwa tersebut dikenal dengan istilah Anschluss. Hal tersebut membuat Austria kalah W/O dari Swedia.
Pada partai Final yang mempertemukan dua wakil Eropa yaitu Italia dan Hongaria berlangsung di Stade Olympique de Colombes. Pertandingan tersebut dimenangkan oleh Italia dengan skor 4-2 atas Hongaria.

Berikut Ringkasan Turnamen :
  • Tuan Rumah : Prancis 
  • Periode penyelenggaraan : 4 Juni 1938 - 9 Juni 1938
  • Venue Pertandingan (Stadion) : 

    Kota Stadion Kapasitas
    > Antibes Stadion Fort Carre 7.000
    > Bordeaux Parc Lescure 35.000
    > Le Havre Stadion Cavee Verte 16.400
    > Lille Stadion Victor Boucquey 15.000
    > Marseille Stadion Velodrome 60.000
    > Paris Stadion Parc Des Princes 49.500
    Stadion Olimpiade Paris 60.000
    > Reims Stadion Velodrome Municipale 10.000
    > Strasbourg Stadion Meinau 29.000
    > Toulouse Stadion Chapou 22.000
    > Lyon  Stadion Gerland 41.040
  • Peserta : 

    Austria (w/o) Jerman
    Belanda Kuba
    Belgia Norwegia
    Brazil Perancis
    Cekoslovakia Polandia
    Hindia-Belanda Rumania
    Hongaria Swedia
    Italia Swis
  • Juara : Italia
  • Runner Up : Hongaria
  • Peringkat Ke-3 : Brazil
  • Peringkat Ke-4 : Swedia
  • Jumblah Pertandingan : 18
  • Jumblah Gol : 84 gol (4,67 / pertandingan)
  • Jumblah Penonton : 483.000 (26.833 / pertandingan)
  • Top Skor : Leonidas, Brazil (7 gol)

Sabtu, 29 Mei 2010

Tragedi Heysel, 29 Mei 1985

Tragedi Heysel terjadi pada hari sabtu, 29 mei 1985, pada saat UEFA menggelar pertandingan Final Champion Cup (sekarang Champions Lague) antara Liverpool versus Juventus. Kejadian tersebut merupakan catatan buram pesepakbolaan Inggris yang masih diingat hingga hari ini, mengingat pada saat itu prestasi klub-klub Inggris sedang jaya-jayanya. Atas kejadian tersebut, pemerintah Inggris yang pada saat itu di pimpin oleh Perdana Mentri Margareth Teacher mendesak FA (Football Association), sebagai Asosiasi sepakbola Inggris untuk tidak mengikutsertakan klub-klub Inggris mengikuti kejuaraan di Eropa.Setelah dilakukan penyelidikan lebih lanjut oleh UEFA, Gunter Schneider ketua penyidik menyatakan kesalahan sepenuhnya aa pada pihak Liverpool. Akibat hasil penyelidikan tersebut UEFA melarnang   klub-klub dari Liga Inggris di larang mengikuti seluruh ajang di dunia, bahkan Liverpool di berikan tambahan hukuman 1 tahun. Namun hukuman tersebut tidak berlaku untuk Timnas Inggris.

 Kronologi kejadian
Peristiwa ini berawal dari para suporter kedua tim (Liverpool & Juventus) saling ejek dan melecehkan. Satu menjelang kick-off pertandingan kelompok hooligan Liverpool menerobos pembatas dan masuk ke area Supporter Juventus. Namun pada tribun tersebut tidak terdapat kelompok Ultras (sebutan bagi kelompok Suporter fanatik radikal yang berasal dari Italia). Para pendukung Juventus yang berada di tribun tersebut berusaha menghindar dari serangan para Hooligan dengan cara melompat dari pagar. beberapa menit kemudian tembok yang berada di tribun tersebut tidak lagi kuat menahan para suporter yang terus mencoba melewati tembook tersebut dan akhirnya tembok tersebut roboh dan menimpa ratusan orang. Akibat kejadian tersebut 39 orang tewas dan 600-an orang lainnya luka-luka.   

Meskipun telah terjadi peristiwa yang menimbulkan banyak korban, panitia pertandingan tetap menggelar pertandingan setelah kapten kedua kesebelasan mencoba menenangkan para suporternya. Alasan lain dari panitia tetap menggelar pertandingan tersebut adalah untuk meredam kerusuhan yang mulai menyebar. Diketahui tifosi ultras Juventus mencoba melakukan pembalasan, namun cepat dihalau oleh polisi. Suasana pun mulai dapat dikendalikan setelah pertandingan dapat dimulai Pertandingan itu sendiri akirnya dimenagkan oleh Juventus lewat gol pinalti dari Michel Platini setelah Zbigniew Boniek dilanggar pemain Liverpool.

Setelah kejadian tersebut, Stadion Heysel tidak pernah dipakai kembali untuk menggelar pertandingan sepakbola dan diruntuhkan oleh Raja Belgia, Baudouin untuk dijadikan situs. Dan tepat pada peringatan 20 tahun tragedi tersebut, 29 Mei 2005 diresmikan sebuah Tugu Peringatan Kejadian Heysel dengan menelan biaya 140.000 poundsterling.  Tugu tersebut berbentuk jam Matahari yang dihiasi batu-batuan dari Itali dan Belgia. Pada tgu tersebut terdapat sebuah puisi "Funeral Blues" oleh penyair Inggris W. H. Auden melengkapi simbolisasi kesedihan tiga negara (Belgia, Inggris, dan Italia), beserta 39 lampu bersinar untuk setiap korban Heysel. Tugu peringatan ini didesain oleh seniman kewarganegaraan Prancis, Patrick Remoux.

Kamis, 27 Mei 2010

Piala Dunia FIFA 1934, ITALIA

Piala Dunia FIFA 1934, adalah penyelenggaraan putaran final final Piala Dunia yang kedua. Bertindak sebagai tuan rumah adalah Italia, yang mendapat dukungan penuh dari pemenrintah, di bawah rezim Benito Mussolini. Italia sangat bernafsu pada saat itu untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia yang kedua, bahkan pemerintah italia bersedia menanggung kerugian dari penyelenggaraan turnamen tersebut. Akhirnya setelah FIFA memutuskan Italia sebagai tuan rumah dari hasil kongres FIFA di Stockholm, Swediapada Oktober 1932.
Piala Dunia 1934 merupakan Piala Dunia yang pertama yang menharuskan para tim peserta melalui babak kualifikasi terlebih dahulu sebelum masuk pada putaran final. Total 16 peserta yang masuk putaran final dari 32 negara yang mengikuti babak kualifikasi.
Berikut daftar negara-negara peserta Piala Dunia 1934, Italia :
  1. Amerika Serikat
  2. Argentina
  3. Austria
  4. Belanda
  5. Belgium
  6. Brasil
  7. Czechoslovakia
  8. Hongaria
  9. Italia ( Tuan Rumah )
  10. Jerman
  11. Mesir
  12. Prancis
  13. Rumania
  14. Spanyol
  15. Swedia
  16. Swiss
Sistem pertandingan yang digunakan pada putaran final Piala Dunia 1934 adalah sistem gugur. Dan tidak ada adu pinalti untuk menetukan pemenang bila hingga 2 x 45 menit dan 2 x 15 menit, kedua tim masih dalam keadaan imbang. Untuk menetukan pemenangnya, pertandingan akan diulang. Pada putaran final Piala Dunia tahun ini pula untuk pertama kalinya diadakan perebutan tempat ketiga.

Berikut Ringkasan Turnamen :
  • Tuan Rumah : Italia
  • Periode : 27 Mei - 10 Juni
  • VenuePertandingan : 8 Stadion => Stadion Littoriale (Bologna), Stadion Giovanni Berta (Firenze), Luigi Feraris (Genoa), Stadion San Siro (Milan), Stadion Ascarelli (Napoli), Stadion Nazionale PNF (Roma), Stadion Littorio (Trieste), Stadion Bennito Mussolini (Turin)
  • Juara : Italia
  • Runner-Up : Cekoslovakia
  • Posisi Tiga : Jerman
  • Posisi Empat : Austria
  • Jumblah Pertandingan : 17
  • Jumblah Gol : 70 (4,12/pertandingan)
  • Jumblah Penonton : 358.000 (21.050/pertandingan)
  • Top Skor : Oldrich Nejedly, Cekoslovakia (5 gol)
**Sumber : Wikipedia

    Piala Dunia FIFA 1930, Uruguay

    Piala Dunia FIFA 1930 adalah penyelenggaraan Piala Dunia untuk pertama kalinya yang di selenggarakan di Uruguay. Penyelenggaraannya dilangsungkan dari tanngal 13 Juli - 30 Juli. Uruguay dipilih oleh FIFA (Federation Internationale de Football Association) menjadi tuan rumah Piala Dunia yang pertama ketika Uruguay sedang dalam moment perayaan 100 tahun hari kemerdekaanya, tepatnya satu tahun sebelumnnya, 1929.
    Piala Dunia pertama ini, adalah satu-satu ajang Piala Dunia yang diselenggarakan tanpa melalui babak kualifikasi. Tiga belas peserta selain tuan rumah Uruguay, mengikuti ajang ini hanya melalui undangan.
    Pada awalnya minat keikutsertaan tim-tim dari Eropa sangatlah minim, dikarnakan susahnya perjalanan melewati samudra Atlantik. Hingga dua bulan menjelang turnamen diadakan, tidak ada konfirmasi dari tim-tim dari Eropa untuk berpatisipasi. Hal tersebut mengundang Presiden FIFA pada saat itu, Jules Rimet untuk campur tangan mengajak beberapa tim Eropa untuk ikut serta. Akhirnya hanya empat tim dari Eropa yang memenuhi undangan tersebut yaitu : Prancis, Belgia, Yugoslavia, dan Rumania.

    Tiga belas tim peserta dibagi menjadi empat grup. Berikut pembagian grup :
    Grup A : Argentina, Chili, Prancis , Meksiko
    Grup B : Yugoslavia, Brasil, Bolivia
    Grup C : Uruguay, Rumania, Peru
    Grup D : Amerika Serikat, Paraguay, Belgia.

    Hasil dari babak penyisihan grup menghasilkan Argentina, Yugoslavia, Uruguay, dan Amerika Serikat keluar sebagai juara grup. Di babak semifinal Argentina bertemu Amerika Serikat dan tuan rumah Uruguay bertemu wakil dari Eropa Yugoslavia. Kedua hasil pertandingan menghasilkan skor yang sama, 6-1 untuk kemenangan Argentina dan Uruguay yang akan bertemu pada partai final. Sedangkan tim-tim yang kalah pada babak semifinal, Amerika Serikat dan Yugoslavia dinyatakan sebagai juara ketiga bersama, dikarnakan belum diadakannya pertandingan perebutan tempat ketiga.

    Partai final Piala Dunia 1930 adalah partai ulangan final Olimpiade 1928 cabang sepakbola, dimana pada saat itu Uruguay unggul 2-1 atas Argentina. Pada partai final tersebut Uruguay kembali mengungguli Argentina dengan skor 4-2, yang akhirnya mengukuhkan Uruguay sebagai juara pada Piala Dunia yang baru pertama kali diadakan tersebut. Gol bagi Uruguay diciptakan oleh Pablo Dorado, Pedro Cea, Victoriano Santos Iriarte, dan Hector Castro. Sedangkan gol bagi Argentina diciptakan oleh Carlos Peucelle, dan Guillermo Stabile.

    Berikut Ringkasan Turnamen :
    • Tuan Rumah : Uruguay
    • Peserta : Argentina, Bolivia, Brasil, Chili, Paraguay, Peru (CONMEBOL), AS, Meksiko (OCEAANIA), Belgia, Prancis, Rumania, Yugoslavia (UEFA).
    • Veneu Pertandingan : Stadion Centenario, Stadion Grand Praque Central, dan Stadion Pocitos (ketiganya di Motevideo)
    • Juara : Uruguay
    • Runner- Up : Argentina
    • Semifinalis : Amerika Serikat dan Yugoslavia
    • Jumblah Pertandingan : 18
    • Jumblah Gol : 70 gol (3,89/pertandingan)
    • Jumblah Penonton : 434.500 (24.139/pertandingan)
    • TopSkor : Guillermo Stabile, Argentina (8 gol)
    **Sumber : Wikipedia

      Para Juara musim 2009-2010

      Berikut adalah klub-klub di Liga-liga Eropa yang berhasil menjuarai kompetisi di negaranya dan kejuaraan Eropa :

      Juara Champions League, Serie-A Liga Italia, dan Copa Italia



      Juara Bundesliga Jerman dan DFB Pokal


      Juara Euro League (UEFA Cup)

      Juara Premier League dan FA Cup

      Juara Piala Liga (Carling Cup)


      Juara Coapa Del Rey


      Juara Ligue 1 Prancis dan Piala Prancis

      Juara Eredivisie Belanda


      Juara Coupe De France
      Juara Piala Belanda (KNVB Beker)

      Juara Liga Super Turki (Turkcell Super Lig)

      Juara Liga Sagres Portugal dan Juara Piala Liga Portugal (Taca Da Liga)

      Juara Liga Super Yunani dan Juara Piala Liga Yunani

      Juara Liga Primer Schotland

      Juara Bundesliga Austria

      Juara Liga Jupiler Belgia

      Juara Liga Utama Kroasia (Prva HNL)

      Juara liga Gambrinus Rep Ceko

      Juara Ligaen Denmark


      Juara Liga Super Swiss



      Juara Liga Primer Ukraina


      Internazionale Milan Rebut Juara Champions League 2009/2010

      Musim yang mengagumkan bagi Inter Milan sepanjang musim ini. Setelah memastikan Juara Seri-A Liga Italia dan Copa Italia, Inter berhasil mehapus dahaga juara Champions League yang terakhir kali direbutnya 45 tahun yang lalu. 
      Inter Milan bermain sangat baik pada pertandingan final yang diselenggarak di Santiago Bernabeu (22/05/10). Meskipun tidak mendominasi pertandingan, inter tampil baik dengan memperagakan permainan yang efektif. Nyaris sepanjang pertandingan Bayern mengepung Inter, namun mereka begitu kesulitan menembus daerah kotak pinalti Inter. Dengan mengandalkan serangan balik, Inter mampu mengatasi perlawanan Bayern. 
      Man of The Matches pada pertandingan ini adalah striker Argentina, Diego Milito yang berhasil mencetak dua gol. Gol pertama Milito dicetak pada menit ke 35 setelah memanfaatkan bola tendangan dari gawang oleh kiper Julio Lopez yang berhasil ditanduk untuk di oper ke Sneijder. Sneijder yang menerima bola tersebut menahan dan menunggu beberapa saat sebelum memberikan umpan trobosan Milito, yang akhirnya berhasil diceploskan langsung ke gawang Bayern yang dikawal oleh Hans-Jorg Butt. Gol kedua Milito dicetak pada menit ke 70 setelah aksinya melewati bek, Van Buyten.
      Gelar tahun ini merupakan gelar ketiga bagi Inter, yang dua gelar sebelumnya diraih pada jaman kepemimpinan Angelo Moratti. Kini anaknya Massimo Moratti patut berbangga dapat mengikuti jejak sang ayah setelah berinvestasi selama 15 tahun dengan pergantian sejumblah pelatih.
      Namun sayang, selepas musim ini Pelatih Jose Morinho telah dipastikan akan meninggalkan Inter untuk melatih Real Madrid.

      Skuad Inter pada partai final :
      K : Cesar, B : Samuel, Lucio, Maicon, Chivu (Stankovic), T : Zanneti, Cambiaso, Sneijder, D : Eto'o, Milito (Materazzi), Pandev (Muntari).

      Skuad Bayern Munchen di final :
      K : Butt, B : Buyten, Demichelis, Lahm, Badstuber, T : Bommel, Altintop (Klose), Schwenstiger, D : Robben, Meller, Olic (Gomez).